Senin, 11 Juli 2011

Sate Ambal, sate ayam khas Kebumen, Jateng

Berbicara masalah sate baik sate ayam, bebek, kelinci maupun kambing sangat beraneka ragam melengkapi kuliner khas tiap-tiap daerah. Kekayaan ragam makanan sate utamanya sate ayam ternyata bukan monopoli daerah-daerah Madura atau Ponorogo yang masyarakatnya sejak lama memang hidup dari berjualan satai. Di sebuah desa kecil kawasan pantai selatan Pulau Jawa, (Jalan Lintas Selatan-Selatan) tepatnya di Desa Ambal Resmi, wilayah Kec. Ambal Kab. Kebumen, Jawa Tengah juga terdapat makanan sate ayam yang tidak kalah cita rasanya – Mak Nyuus. Sate Ayam buatan masyarakat Desa Ambal Resmi, selain cita rasanya yang khas juga unik karena bumbunya menggunakan campuran tempe kedelai. Karena yang membuat masyarakat Ambal secara turun-temurun maka sate ayam ini populer dengan sebutan Sate Ambal.

       Berkat kekhasan dan keunikan itulah tidak kepalang tanggung pada saat kunjungan kerja Presiden Megawati Soekarnoputri ke Kab. Kebumen, salah satu menu utamanya adalah sate ayam Ambal yang kesohor di wilayah itu.
       Bahkan, Gubernur Jawa Tengah H. Mardiyanto (sekarang Mendagri) pun menyempatkan diri berkunjung ke salah seorang pedagang sate ayam langsung di Desa Ambal Resmi untuk bersantap di tempat itu. “Tidak sedikit pejabat yang singgah ke warung-warung sate ayam Ambal di Desa Ambal Resmi ini,” 

       Generasi tua penerus tradisi dagang sate Ambal yang masih hidup saat ini adalah Pak Kasman (61). Dia bersama lima anaknya yang masing-masing juga berdagang sate menularkan mata pencaharian itu ke warga desa lain yang sekarang jumlah pastinya tak terbilang lagi. Dari generasi Pak Kasman yang berlanjut ke anak-anaknya itu, tradisi berdagang satai Ambal kian berkembang pesat.
       Akibat banyaknya pedagang satai ayam di sepanjang jalan utama Kec. Ambal, aroma asap pembakaran daging ayam yang menggugah selera mudah tercium bagi mereka yang melintas Desa Ambal. Papan-papan nama warung satai Ambal juga banyak terpampang di tepian jalan sehingga menjadi semacam penanda bahwa Ambal merupakan “desa satai”. Beberapa papan nama bahkan mencantumkan nama “Pak Kasman” sebagai pewaris tradisi pembuatan satai ayam Ambal.
       Berbeda dengan sate ayam Madura atau sate ayam Ponorogo dengan bumbu sambal kacangnya yang disajikan sekira 10-15 tusuk per porsi, para pedagang sate ayam Ambal menyajikannya cukup banyak mencapai 25 tusuk sate per porsi dengan harga Rp 10.000. Itu pun dengan irisan daging ayam yang jauh lebih besar dibanding irisan daging ayam sate Madura atau satai Ponorogo.

       Tidak seperti sate Madura atau satai Ponorogo yang bumbunya ditaburkan di atas tusuk-tusuk satai, bumbu sambal kacang bercampur tempe kedelai pada satai Ambal ditempatkan dalam mangkuk terpisah sehingga mereka yang menyantap sate ayam Ambal dapat menikmati cita rasa bumbu-bumbu pada daging ayam bakar tersebut.
       Di warung-warung yang berjajar di sepanjang jalan utama Kec. Ambal saja, dalam sehari setiap pedagang biasanya dapat memotong sekira 30-40 ekor ayam kampung. Setiap ekor ayam berukuran besar menghasilkan sekira 20-25 porsi sate. Konsumen satai Ambal berasal dari berbagai daerah, terutama di seputar Kebumen. Bahkan, banyak instansi dan masyarakat yang memesan Sate Ambal untuk keperluan jamuan resepsi, santapan rapat, dan lain-lain.
       Kebutuhan ayam kampung dalam jumlah besar yang harus dipotong para pedagang satai Ambal setiap hari ternyata juga tidak ada kesulitan. Masyarakat Kec. Ambal dan sekitarnya merupakan peternak-peternak ayam kampung yang produktif. Oleh karena itu, bagi orang-orang yang melintas jalur antara Congot-Petanahan sejauh sekira 20 km akan mendapati banyak ayam kampung piaraan berkeliaran di jalan-jalan.
       Meskipun sate ayam Ambal dengan keunikan dan cita rasanya yang khas telah melewati sejarah panjang agaknya masyarakat Desa Ambal sendiri belum banyak yang berniat mengembangkannya di luar daerah (hanya ada beberapa daerah di Jalan lintas selatan di dekat Pasar Tlogo Mirit, Pasar Bendo dan Pasar Kutowinangun Kab Kebumen) , Jika sate Ambal telah merambah daerah lain khususnya ke kota-kota besar niscaya jenis makanan sate yang satu ini akan menambah khazanah persatean di masyarakat. Saya berharap agar Pemda Kebumen dapat mengembangkannya sehingga menggairahkan wisata daerah. 

       Bagi anda yang belum pernah merasakan sate Ambal, atau yang kangen tapi belum sempat pulang kampung, mudik mudah-mudahan resep berikut ini dapat dicoba. Selamat mencoba mudah-mudahan Mak Nyuusss !!!

Resep Sate Ambal (Kab. Kebumen, Jawa Tengah)


Bahan :
500 gr daging ayam. potong kotak
4 sdm minyak
tusukan sate
Bumbu Halus :
10 butir bawang merah iris, goreng
4 siung bawang putih
2 sdt ketumbar sangrai
1/2 sdt jintan sangrai
5 butir kemiri sangrai
2 cm jahe
 


2 cm kunyit
1 sdt garam
1 sdm gula merah
Saus :

200 gr tempe, dibakar dan di haluskan
3 siung bawang putih
8 butir bawang merah
10 buah cabe merah (secukupnya)
1 sdm gula merah
1 sdt garam
500 ml air
 
 

1 ruas jari kunyit
Cara Membuat :
1. Aduk rata ayam, minyak goreng dan bumbu halus.
2. Diamkan 30 menit.
3. Tusuki tiap 4 irisan ayam dg tusukan.
4. Panggang sampai matang.
5. Sajikan dg sausnya, taburi dengan bawang goreng dan Ketupat.

Gelombang Virus Pop Korea

VIVAnews--Panggung di depan mendadak gelap. Tapi teriakan penonton, yang kebanyakan para gadis remaja itu, semakin menjadi-jadi. Begitu lampu menyala, pekikan itu kian menggila. Di bawah sorot lampu, berdiri sembilan sosok lelaki yang begitu dinantikan, kelompok boy band sohor dari Korea Selatan: Super Junior.
Cho Kyu-Hyun, anggota termuda kelompok musik itu langsung tampil ke depan. Dia  menggantikan Choi Si Won, yang tak bisa hadir di konser bertajuk Korean Idols Music Concert In Indonesia, di Istora Senayan Jakarta, Sabtu 4 Juni 2011 malam itu. Kyu Hyun cs langsung menggedor para penonton Indonesia dengan hentakan irama Bonamana, lagu andalan album teranyar mereka.
Gustidha Budiartie, 24 tahun, larut di antara sekitar 8000 penonton yang tak henti berteriak histeris di sepanjang lagu. Gusti yang berada di jejeran depan kursi VIP sebelah kanan panggung, seperti bermimpi. Malam itu ia hanya berjarak sekitar delapan meter dari para lelaki yang selama ini hanya bisa ia pandangi di layar laptop saja.
"Saya sudah mulai mengidolakan SuJu sejak 2007, bahkan sebelum serbuan Korean Wave masuk ke Indonesia," kata Gusti mengenang awal ketertarikan dia kepada kelompok Korea itu. SuJu adalah julukan akrab Super Junior.
Sejak itu, ia dan penggemar SuJu lainnya terus berjibaku menyukseskan petisi para penggemar Indonesia agar band kesayangan mereka itu bersedia tampil di sini.
Dan malam itu, mimpi mereka yang menjadi kenyataan.
***
Gegap gempita  musik pop Korea atau disebut juga dengan Kpop memang tengah melanda dunia. Tak cuma Gusti dan ribuan remaja Indonesia, tapi juga para remaja di seantero bumi, tak terkecuali mulai dari Malaysia, Filipina, Thailand, Jepang, Uzbekistan, Eropa, Kanada hingga Amerika Serikat.
Ludesnya tiket konser Kpop di Le Zenith de Paris concert hall, pada 10 Juni dan 11 Juni lalu mungkin bisa menjadi bukti di mana pengaruh Kpop juga telah mendapat tempat di hati para penggemarnya di Eropa. Awalnya, konser yang menampilkan kelompok-kelompok musik TVXQ, SNSD, Super Junior, SHINee, dan f(x) itu adalah pertunjukan tunggal yang sedianya hanya dilakukan satu malam.
Tapi apa boleh buat. Animo membludak. Hanya dalam 10 menit, ribuan tiket ludes. Pengunjung tak hanya datang dari Perancis. Ada pula yang langsung datang dari Spanyol dan Italia. Mereka membuat petisi menuntut agar pertunjukan diperpanjang  menjadi dua malam. Mereka juga menggelar demonstrasi menuntut hal yang sama di Museum Louvre. Petisi dikabulkan.
Seperti dilaporkan KoreaHerald.com, dalam satu malam, lebih dari 7000 penggemar, larut dalam konser. Selama sekitar tiga jam, mereka bergoyang dan bernyanyi bersama. Penyelenggara memperkirakan hanya sekitar 2 persen dari seluruh total pengunjung adalah penonton Korea. Berikutnya, media-media Perancis seperti Le Monde, Le Figaro, mendefinisikan konser itu sebagai sebuah “new sensation”.
Fenomena seperti itu bahkan bukan barang baru bagi publik pecinta K-pop di Amerika Serikat. Pada acara ‘SM Town Live 2010 World Tour in LA’ yang digelar September 2010, sekitar 15.000 fans berkumpul di Los Angeles menyaksikan Kangta, BoA, U Know, Max, Super Junior, SNSD, SHINee, f(x), Zhang Li Yin, dan Trax.
Saat itu, penonton yang merupakan orang Korea hanya sekitar 30 persen dari semua penonton. Sementara pengunjung dari Asia lainnya sekitar 20 persen dari semua jumlah pengunjung. Sisanya, adalah penonton yang tak Cuma berasal dari Amerika Serikat, namun juga dari Eropa serta Amerika Latin.
Tapi, mengglobalnya K-pop tidak hanya terlihat di p[anggung-panggung konser Kpop di negara barat. Tengoklah ke salah satu negara di Asia Tengah, macam Uzbekistan, misalnya. Bekhzod, seorang mahasiswa di Tashkent, setiap hari memulai harinya dengan menyetel lagu ‘Gee’ yang dibawakan SNSD. Lagu itu pula yang dijadikan sebagai alarm ponselnya. Ia tak mau ketinggalan menonton drama Korea Queen Seondeok melalui layar TV Samsung, saat sarapan bersama keluarganya.

Selasa, 05 Juli 2011

Hari Ini, DPR Umumkan Pemecatan Anggota

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kehormatan (BK) DPR RI akan mengumumkan nama-nama anggota dewan yang diberhentikan dalam rapat paripurna DPR RI, hari ini, Selasa (5/7/2011).
Menurut Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso, ada tiga nama yang akan diumumkan. Namun, Priyo masih enggan menyebutkan ketiga nama anggota tersebut.
"Sudah dua minggu yang lalu surat dari pimpinan BK sampai di meja kami. Pada saat rapat paripurna sudah ada rencana mengumumkan, tapi saat itu didatangi pimpinan BK yang mengusulkan agar jangan diumumkan pada dua minggu lalu," katanya di Gedung DPR RI, Senin (4/7/2011).
Penundaan tersebut, lanjutnya, dilakukan karena masih ada yang harus dikonfirmasikan terlebih dulu sebelum diumumkan. Hingga akhirnya, BK kukuh dalam pendiriannya dan memutuskan untuk mengumumkannya dalam rapat paripurna Selasa besok, apalagi pimpinan pun sudah menyetujuinya. Hanya, sekali lagi, Priyo masih enggan menyebutkan namanya.
"Hendaknya tunggu besok saja, karena saya tidak berkeinginan menyampaikan di luar forum," tambahnya.
Wakil Ketua BK DPR RI Nudirman Munir juga menegaskan, BK akan mengumumkan tiga nama anggota yang sempat ditunda karena persoalan administratif. Politisi Golkar ini hanya mengatakan, BK telah menetapkan pemecatan, berupa pemberhentian sementara dan pencopotan dari alat kelengkapan. Namun, Nudirman juga masih enggan untuk menyebutkan ketiga nama tersebut.
"Katanya Pak Ketua (DPR) sudah kasih tahu," kilahnya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More